Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Senja di Sungai Musi

senja di sungai musi
Senja di Sungai Musi. Foto: Unsplash.

Burung pipit duduk di atas batu
Memandangi alam raya nan indah
Memandangi hamparan langit sore

Gemercik air
Beriak–riak mengalir
Dari hulu ke hilir

Sore berlalu senja tiba
Senja memanglah indah
Namun tetap saja sendu akan datang

Dari tepi terlihat
Seorang ayah bersama anaknya
Meraba-raba berjalan masuk ke
air
Menjala ikan untuk dimakan

Dari atas batu
Air sungai membentuk pusaran
Anak itu terhanyut oleh pusaran

Sang ayah mencari
Dari hulu hingga kehilir
Tak terdapati

Burung pipit hanya terdiam
Dirinya hanya mampu memejamkan matanya
Tak berniat membukanya lagi

Senja yang indah
Berubah menjadi sendu
Sang ayah duduk tak berdaya
Air mata tumpah ruah
Membanjiri sungai

Sore berganti malam
Senja benar benar telah berubah
Bintang tak lagi berwujud

Gerimis melanda langit kelam
Anak yang hilang
Ditemukan tak bernyawa

Anak yang malang
Tersakiti karena perpisahan
Pergi setelah bertemu

Langit yang sendu
Menjadi saksi nyata
Melihat sang ayah
Menangis tak berdaya
Penyesalan tak berujung

Puisi Karya: Mawar Sartika

Posting Komentar untuk "Puisi - Senja di Sungai Musi"