Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Para Pengeluh Tak Berguna

puisi-para-pengeluh-tak-berguna
Para Pengeluh Tak Berguna. Simon Wijers dari Pixabay 

Terbuka mata di keheningan pagi. Menghirup udara yang kian menghampiri. Menatap keindahan dunia pagi. Bersama sang surya yang kian menampakkan diri. Senyum mendominasi hati pagi ini, menikmati dunia ciptaan Sang Maha Raja. Tiada tanding kuasa yang dimiliki-Nya.

Lantas berpikir tentang makhluk di dalamnya. Bersyukur dengan 'Alhamdulillah' tatkala kenikmatan dari Sang Maha Pemberi terhadirkan. Tetap saja banyak pengeluh tak berguna masih mendominasi dunianya.

Bentang alam luas di seantero dunia, menjadi keindahan yang menyejukkan dan memanjakan netra.

Hanya dengan 'Subhanallah' bisa terungkap betapa indah dan tingginya kuasa Sang Maha Kekal. Namun miris, banyak makhluk tak tau diharap mencemooh bahkan meninggalkan keimanannya.

Teramat hebatnya Sang Maha Pengasih. Membuat yang tak mungkin menjadi mungkin. Memberi maaf dengan mudah saat khilaf menghampiri. Tapi tersakiti hati rasanya, ketika banyak makhluk-Nya sendiri yang mengeluh akan segelintir ujian kehidupan yang diberikan kepadanya.

Allah Sang Maha Agung, tak pernah pilih kasih terhadap nikmat. Tak pernah memperhitungkan jabatan tatkala memberi kasih sayang.

Dan di sini, kuakhiri sedikit goresan lukis dengan kekuasaan Sang Pencipta di lensaku. Agungnya Sang Pemurah di tujuh penjuru alam ini. Keesaan Sang Maha Raja  di antara beribu penguasa di bumi. Dan kasih Allah SWT untuk makhluk-Nya sendiri.

Puisi Karya:   Khairia Nurlita.

Posting Komentar untuk "Puisi - Para Pengeluh Tak Berguna"