Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Ayah, Anakmu Sukses

puisi-ayah-anakmu-sukses
Ayah, Anakmu Sukses. Foto: Pixabay

Peluh hati kala ini, dengan gudah naluri selalu berkata. Kembali dan peluklah, maka senyumnya datang beriringan tangis bahagia.  Tidakkah terindukan?

Terputar roll film layaknya bioskop dari proyektor. Putih abu-abu laksana alur dari film lawas, itulah yang ada di memori seorang yang telah beranjak dewasa.

Bertajuk kasih sayang mata memandang putaran film yang dimainkan. Seorang ayah bekerja keras mendidik dan menghidupi seluruh keluarga yang disayanginya. Luruh air mata, terpecahkan benteng pertahanan dengan jatuhnya isak kesesakan.

Sekarang, di ujung seberang perbatasan, seorang tua rentan menunggu kehadiran hangatnya peluk sukses. Seorang ayah dengan peluh keringat sedang berharap banyak kepada Sang Pencipta semesta.

Hampiri dia, berikan kata indah kepadanya.

"Ayah, anakmu sukses, juga akan membawamu ke istana harapan."

Maka tersenyum dia dengan sumrigah. Dengan akhiran yang bagus ucapkan kata yang tak pernah didengarnya dari bibir mungilmu. Gandeng tangannya, juga berikan kecupan hangat di pipinya.

Lontarkan kepada nya dari batin dan hati kecilmu.

"Aku sayang, dan terima kasih, ayah."

Puisi Karya: Khairia Nurlita.

3 komentar untuk "Puisi - Ayah, Anakmu Sukses"

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. puisinya sangat menyentuh
    semangat kk udah banyak iklan

    BalasHapus