Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Macam Cara Optimasi Gambar Saat Menulis Artikel di Blog

Optimasi Gambar Saat Menulis Artikel di Blog-ozyalandika
Optimasi Gambar Saat Menulis Artikel di Blog. Dok. Ozyalandika.com/canva

Apakah kamu saat ini sedang sibuk/santai nge-blog? Jika iya, berarti kita sama. sama-sama menyempatkan diri untuk merangkai sejumput diksi agar kemudian diterbitkan menjadi sebuah artikel di blog.

Apakah artikelnya receh? Kalau aku sendiri, diriku sering menyebutnya demikian. Hasil tulisanku hanyalah berupa artikel receh, artikel sederhana. Namun demikian, harapanku terhadapnya sangat besar, yaitu, semoga saja tulisanku bisa bermanfaat serta menginspirasi banyak orang.

Jadi, apapun ilmu serta pengetahuan baru yang kudapatkan, sebisa mungkin akan kubagikan ke dalam blog, termasuk juga pada tulisan berikut ini. Aku akan berkisah tentang bagaimana cara melakukan optimasi gambar agar kegiatan menulis artikel di blog jadi semakin seru.

Apa serunya? Bagi blogger pemula sepertiku, munculnnya tulisan maupun gambar di penelurusan Google menjadi keseruan tersendiri bagiku. Terang saja, saat ini, sebagai pemula, aku masih kesulitan untuk memenangkan keyword dan nongol di halaman satu pencarian Google.

Mungkin, karena usia blog-ku masih baru kali, ya? Bahkan, setelah aku menelusuri tulisan site:domain.com, aku hanya menemukan 4-7 saja artikel yang muncul di Google. Padahal, keseluruhan artikelku sudah lebih dari 200.

Ya, semoga saja kabar bergantinya Google Webmaster menjadi Google Search Central menjadi angin segar bagi blogger pemula sepertiku. Setidaknya, ada segenggam harapan agar proses crawling dan indexing lebih mudah serta lebih gesit.

Tapi, biarlah. Itu urusan nanti. Lagian, Google pun belum memberikan sinyal berarti tentang bagaimana perubahan algoritma jelang tahun 2021. Maka darinya, saat ini aku ingin berkisah tentang 3 macam cara optimasi gambar saat menulis artikel di blog. Pinisirin? Cuz, disimak:

Pertama, Gunakan Gambar Pribadi/Sendiri

pakai-gambar-sendiri-ozyalandika
Gunakan Gambar Sendiri. Dok. Ozyalandika.com/canva

Agar aman, pakailah gambar maupun foto pribadi jikalau ingin “selamat” ketika menulis artikel di blog. Mengapa kukatakan demikian? Kalau diri ini nekat mau pakai gambar yang berlisensi, maka suatu hari nanti sang pemilik gambar bisa saja menuntut hak ciptanya.

Dengan demikian, saat menulis artikel di blog, alangkah baiknya jika kita siapkan pula gambar pribadi. Baik itu dari olahan pribadi, jepret sendiri, jepretan teman, hingga foto-foto zaman bahuela yang masih tersimpan rapi dalam folder laptop kita.

Saat ini, banyak tersedia aplikasi edit maupun desain gambar yang boleh dikatakan tidak berlisensi. Sebut saja seperti canva. Di sana tersedia banyak fitur, background, elemen, hingga template-template cantik yang bisa kita olah. Dan, yang terpenting adalah, AMAN.

Kalaupun dalam kegiatan menulis artikel di blog kita terpaksa harus mengambil gambar dari website lain seperti situs berita hingga website resmi pemerintah, maka jangan lupa cek terlebih dahulu bahwa gambar itu berlisensi atau tidak.

Jika memang tidak berlisensi, biasanya tertera nama fotografer di atribut gambar. Untuk menggunakannya, kita juga tetap perlu mencantumkan sumber gambar, juga fotografernya.

Tapi, di sisi lain, ada pula situs yang menyediakan banyak gambar, desain, dan juga foto yang bisa digunakan secara gratis. Sebut saja seperti Pixabay, Unsplash, Freepik, Pexels, dan lain sebagainya.

gambar-tidak-berlisensi-di-pixabay
Pixabay adalah salah satu website penyedia gambar/foto gratis. Dok. Ozyalandika.com

Meski demikian, bagi diriku sendiri terutama, mencantumkan sumber gambar maupun foto yang kita ambil dari situs gratis sejatinya tetap diperlukan sebagai cara kita mengapresiasi. Tidak wajib, sih sebenarnya. Lagi-lagi kita kembalikan kepada si penulis artikel di blog saja. Hehehe

Kedua, Perkecil Ukuran Gambar

perkecil-ukuran-gambar-ozyalandika
Perkecil Ukuran Gambar. Dok. Ozyalandika.com/canva

Biasanya, cepat atau leletnya loading sebuah blog juga dipengaruhi oleh seberapa besar ukuran gambar yang ada di dalam blog tersebut. Baik berupa favicon, gambar pemanis sebuah artikel, hingga foto diri yang nongol di halaman homepage, masing-masing darinya perlu kita optimasi.

Dalam artian, makin kecil ukuran gambar yang kita selipkan saat menulis artikel di blog, maka makin gesit pula loading blog kita.

Maka dari itulah, sebaiknya ukuran gambar, desain maupun foto yang kita selipkan di dalam artikel kalau bisa tidak lebih dari 100Kb. Makin kecil ukuran gambar, maka makin meningkatlah kecepatan memuat sebuah blog.

Kita bisa lihat pembandingnya dengan mendownload gambar di sebuah situs berita. Biasanya, gambar dari situs berita arus utama ukurannya hanya berkisar 20-60Kb saja. Aku kira, pasti ada tools serta plugin tertentu yang bisa mengoptimasi gambar tanpa harus merusak kualitasnya.

Di Wordpress sepertinya ada plugin yang demikian. Tapi kalau di blogger, sejauh pandang dan proses mencariku, belum kutemukan plugin optimasi gambar.

Jadi, salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah mendownload gambar dengan ukuran yang kecil, atau mengedit sendiri ukuran gambar tersebut dengan aplikasi seperti Paint, Photoscape, hingga Photoshop.

Di situs gambar dan foto gratis seperti Pixabay, Pexels, Unsplash, hingga Freepik biasanya tersedia pilihan unduhan dengan resolusi serta ukuran tertentu. Saranku, pilihlah ukuran terkecil (semisal 640x426 piksel) tanpa harus mengorbankan kualitas gambar tersebut.

mengunduh-gambar-ukuran-kecil-di-pixabay
Mengunduh Gambar Ukuran Kecil di Pixabay. Dok. Ozyalandika.com

Dengan cara ini, setidaknya kita telah mengoptimasi sebuah gambar serta tetap menjaga kecepatan blog. Bukankah warganet hari ini tidak suka menunggu lama? Hemm

Ketiga, Isi Atribut alias Beri Keterangan Pada Gambar

isi-atribut-alias-beri-keterangan-pada-gambar-ozyalandika
Isi Atribut alias Beri Keterangan Pada Gambar. Dok. Ozyalandika.com/canva

Tidak hanya ukuran dan lisensi gambar, sebenarnya para penulis artikel di blog juga perlu melakukan optimasi dengan cara mengisi atribut serta memberi keterangan pada gambar.

Dalam dunia SEO, tidak sedikit para master dan para ahli di bidang SEO yang menyarankan agar gambar-gambar yang tertera di sebuah blog dioptimasi. Dengan terisinya atribut serta keterangan pada gambar, akan menjadi kelebihan tersendiri bagi sebuah blog untuk mendatangkan traffic.

Secara, terkadang para pencari informasi di Google juga sering memanfaatkan fitur pencari Gambar, kan?

Terlebih lagi jika keterangan yang tertulis pada gambar dalam artikel kita bersanding apik dengan kata kunci yang sudah ditargetkan, maka orang akan lebih cepat menemukan blog kita.

Mengenai optimasi dengan cara ketiga ini, sejatinya aku cukup senang ketika melihat hasilnya. Bagaimana tidak, dalam rentang waktu 30 menit hingga 1 jam setelah artikelku tayang, biasanya gambar artikelku bisa muncul di penelurusan Google.

hasil-optimasi-gambar-menulis-di-blog-ozyalandika
Gambar Muncul di Penelusuran Gambar blog Ozyalandika.com

Terkadang aku malah cukup heran, Google ternyata lebih cepat mengindeks foto daripada artikel di blog. Padahal, keduanya sama-sama dioptimasi.

memasang-atribut-alias-memberi-keterangan-pada-foto
Isi Atribut alias Beri Keterangan Pada Gambar. Dok. Ozyalandika.com

Aku biasanya mengisi keterangan pada gambar menyesuaikan dengan sub judul maupun judul artikel saat aku menulis di blog. Kegiatan ini cukup mudah, kok. Ibarat kata, kita sekalian berjuang dan memantapkan artikel kita, kan? Begitulah. Walaupun hanya artikel receh.

Salam. Semoga Bermanfaat

2 komentar untuk "3 Macam Cara Optimasi Gambar Saat Menulis Artikel di Blog"

  1. Hadir, ikut menyimak artikel bermanfaat ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas hadirnya Pak War
      Salam hangat selalu

      Hapus