Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Rentetan Ranjau Kecil

puisi-rentetan-ranjau-kecil-ozyalandika-baik-itu-sederhana
Rentetan Ranjau Kecil. Ilustrasi: Pixabay
Tidak punya waktu istirahat, bergerak, bergerak, dan bergerak melampaui peradaban. Naik semakin tinggi melampau hingga langit ketujuh. Berlayar di laut api, menahan perih tentang betapa tumpulnya besi.

Di hutan nan luas, kunci nan ranjau menyatu layaknya melodi. Jalan serupa hancur menyuarakan sebuah harmoni, Berjalan dan berlari menempuh rintangan, menganggap tempat tak dihuni. Karena isinya penuh dengan makhluk dengan bibir bagai tirani.

Kutegapkan kepala, Lampaui gunung, seberangi sungai, Menghantam perangkap, merayap di lautan luas. 

Semua mata tertuju padaku!
Harimau sebutanku! 

Menaklukkan dunia baru hingga menjadi milikku. Di mana peta memanggil pulau. 

Liar dan ganas!
Masih meragukanku?
Tak guna lagi cercaanmu!
Kuserang dengan kejam layaknya Hansel and Gretel!
Tak berpengaruh lagi hinaanmu!
Layaknya Tinkerbell terbang tanpa batas, berlayar nir hambatan jalan hatiku! 

Menggapai harapan hingga menjadi kejayaan. Melirik kiri-kanan dengan tatapan membanggakan. Berhadapan dengan nyamuk kecil yang tak lagi memekakkan. Menghancurkan lalat kecil yang menganggap menghadap kenyataan.

Puisi Karya:    Khairia Nurlita.

2 komentar untuk "Puisi - Rentetan Ranjau Kecil"