Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Lakukan dengan Sepenuh Hati Tanpa Ada Penyesalan

puisi-lakukan-dengan-sepenuh-hati-tanpa-ada-penyesalan
Lakukan dengan Sepenuh Hati Tanpa Ada Penyesalan. Gambar oleh Ulrike Mai dari Pixabay 

Hari ini menyedihkan tanpa alasan. Melelahkan raga seperti setiap waktunya. Berkutat dengan tumpukan kertas hingga rembulan pun tak terasa.

Seluruh dunia hanyalah figuran di dongengku. Ah, sesak seakan tak ada pasokan udara yang menyapa. Terbaring di tempat tidur, yang tak lagi terasa kenyamanannya.

Jantungku terus berdebar dan kalimatku mulai meredup. Apa semua salahku? Kuulangi selalu kalimat itu. Malam yang terasa pusing, bahkan makin menyakitkan tatkala mata ingin beristirahat.

Tepat jarum jam singgah di dua lingkaran angka, pukul dua belas tepat. Hari ini berakhir, akan memulai hari baru kembali. Kedua tangan, ketika menit tangan bertumpang tindih, dunia menahan napas sementara waktu.

Ternyata, ditahan napasnya, diberitahukan kepadaku, ini duniamu, lakukan dengan sepenuh hati tanpa ada penyesalan. Duniamu hatimu yang mengatur. Cukup laksanakan tugasmu dan kewajiban kehidupan kekalmu.

Semuanya hakmu, tahan napasmu, dan mulai kembali lembar menyenangkan. Balikkan keadaan dengan kemampuanmu. Maka kamu akan bahagia.

Puisi Karya:   Khairia Nurlita.

Posting Komentar untuk "Puisi - Lakukan dengan Sepenuh Hati Tanpa Ada Penyesalan"