Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Dua Belas Rabiul Awal telah Tiba

puisi-dua-belas-rabiul-awal-telah-tiba
Puisi - Dua Belas Rabiul Awal telah Tiba. Foto: Pixabay

Sorak sorai terdengar di seluruh penjuru samudra. Kegembiraan datang di malam istimewa. Disiarkan dengan kebahagiaan. Kurcaci-kurcaci tersenyum menyambut hari bersuka cita.

"Dua belas rabiul awal telah tiba!" Berbondong-bondong para kutilang menyerukan tanggal dua belas. Langit hanya diisi oleh rembulan tak ada bintang. Namun, cahaya rembulan lebih terasa bersinar malam ini.

Para bintang bersembunyi merencanakan sebuah perayaan dua belas Rabiul Awal. Awan-awan pun ikut serta mempersiapkan penyambutan hari itu.

Tak ada yang bersedih, Tak ada yang tak ikut serta. Kunang-kunang berserakan bak lentera di malam ini. Sungguh ceria suasana. Menyambut malam dua belas rabiul awal. Malam yang penuh dengan Suka cita. 

Malam yang penuh dengan semarak pujian mengingat pengorbanan Kekasih Allah. Malam yang sunyi terpenuhi dengan semarak pujian mengingat kelahiran Rasulullah.

Dua belas rabiul awal, menjadi malam kebahagiaan insan semesta. Menjadi malam penuh dengan sholawat menjunjung Kekasih Allah. Menjadi malam bahagia bagi Insan pengharap surga.

Puisi Karya:   Khairia Nurlita.

2 komentar untuk "Puisi - Dua Belas Rabiul Awal telah Tiba"