Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bro and Sis, Inilah 4 Konsep Menabung Emas yang Perlu Kamu Ketahui

dear-bro-and-sis-inilah-4-konsep-menabung-emas-yang-perlu-kamu-ketahui-ozyalandika-baik-itu-sederhana
Konsep Menabung Emas. Dok. ozyalandika.com

Menabung emas? 

Sudah pasti tiap-tiap orang punya konsep. Ada sebagian dari kita yang mengharapkan agar tabungan emas cepat tergandakan, ada juga yang memiliki konsep bahwa tabungan emas akan digunakan suatu hari ketika kepepet.

Semuanya sah-sah saja. Selagi kita menyisihkan uang kemudian menukarnya dengan emas, kita tentu punya harapan besar terhadap pergolakan harga emas tadi, kan? Begitulah. Tapi di sisi lain, yang perlu kita ingat adalah, kita sedang menabung.

Kalau menabungnya hari ini, kemudian dua minggu lagi kita tarik atau kita jual emasnya, rasanya itu bukan menabung. Itu namanya kocok arisan. Hohoho

Kembali kepada emas. Jika kita menatap eksistensi emas di dua-tiga tahun ke belakang, tampak jelas bahwasannya pergolakan harga emas di tahun 2020 ini meningkat begitu pesat. Gara-gara pandemi? Bisa jadi!

Saya ingat, di bulan Juli 2020 kemarin sempat membeli emas keping. Harganya waktu itu masih Rp800 ribuan. Tapi, coba kita lihat harga sekarang. Wuih! Sudah lewat dari angka Rp1 juta. Dan sebenarnya, kalau emas yang saya beli bulan Juli lalu dijual hari ini, saya sudah untung, kan?

Tapi, lagi-lagi konsep menabung tiap-tiap orang berbeda. Menabung emas (dalam hal ini adalah emas murni, batangan atau kepingan) konsep dan mindset-nya perlu diluruskan.

Barangkali, secara singkat, banyak investor emas menghitung keuntungannya dengan cara menjumlahkan seberapa banyak kita menabung setiap kalinya.

Tapi, kalau begitu caranya, biasanya mereka mudah kecewa. Terang saja, harga emas itu fluktuatif, kan?

Maka dari itu, sejatinya konsep dasar menabung emas berkisah tentang seberapa banyak kita menyimpannya, seberapa lama kita menyimpannya, serta seberapa sering pergerakan kenaikannya.

Namun, lebih dari itu, akan saya sajikan 4 konsep menabung emas agar Bro and Sis sekalian tidak ragu maupun kebingungan. Konsep ini saya dapat setelah membaca postingan Ustadz Fauzar selaku agen EOA Gold cabang Bengkulu.

Pertama, Konsep Membeli (Buy) Emas

dear-bro-and-sis-inilah-4-konsep-menabung-emas-yang-perlu-kamu-ketahui-ozyalandika-baik-itu-sederhana
Konsep Menabung Emas. Foto: Pixabay

Bagaimana cara menabung emas yang benar?

Tentu saja kita harus membeli, kan?

Ya, kalau bisa, emasnya dipegang dan hadir di telapak tangan kita. Akad jual beli emas kan begitu. Pada dasarnya, jual beli emas mirip dengan jual beli mata uang. Alhasil, pembayarannya harus cash/tunai.

Lalu, kapan waktu terbaik membeli emas? 

Nah, inilah konsep penting yang perlu kita pegang. Waktu terbaik membeli emas adalah ketika kita punya uang. Entah harga hari itu sedang naik sedikit atau turun sedikit, kalau kita punya uang, maka di saat itulah kesempatan terbaik membeli emas.

Mengapa tidak menunggu harga emas turun saja lalu baru beli? Susah, Bro. Yang namanya menunggu kan membosankan, apalagi menunggu jodoh! Ups, malah out of the topic. Hihihi

Toh, kita menabung emas untuk masa depan, kan? Ya, harga emas itu fluktuatif sehingga kecenderungannya adalah naik, naik, dan naik.

Kedua, Simpan (Save) Emas

dear-bro-and-sis-inilah-4-konsep-menabung-emas-yang-perlu-kamu-ketahui-ozyalandika-baik-itu-sederhana
Menyimpan Emas. Foto: Pexels
Setelah emas terbeli, yang perlu kita pertimbangkan dengan seksama adalah menyimpan emas. Maka dari itulah saya rekomendasikan emas batangan atau emas keping dibandingkan emas perhiasan. Mengapa? Agar kita terbebas dari perasaan riya’.

Terang saja, emas itu barang mewah yang terkadang sangat menggiurkan untuk dipamer, kan? Maka dari itu, konsep yang benar setelah membeli emas adalah menyimpannya. Toh, kalau emas batangan, apa yang bisa dipamerkan. Tidak ada, kan?

Ketiga, Lupakan (Forget) Emas

dear-bro-and-sis-inilah-4-konsep-menabung-emas-yang-perlu-kamu-ketahui-ozyalandika-baik-itu-sederhana
Konsep Menabung Emas. Dok. ozyalandika.com

Lha, mengapa emas harus dilupakan? 

Nanti hilang, bagaimana?

Bukan itu maksud saya. Melupakan yang ditegaskan di sini adalah tidak terus-terusan mengingat tanggal berapa kita beli emas, berapa harga beli emas waktu itu, serta berapa harga jual hari ini. 

Terus terang saja, memikirkan hal-hal lalu itu cukup memusingkan dan menggelisahkan. Maka dari itu, emas yang sudah dibeli dan disimpan sebaiknya dilupakan saja. 

Toh, kita menabung emas untuk masa depan, kan? Tapi, jangan sampai lupa kemarin sudah nyimpan emas di mana, ya!

Keempat, Sabar

dear-bro-and-sis-inilah-4-konsep-menabung-emas-yang-perlu-kamu-ketahui-ozyalandika-baik-itu-sederhana
Konsep Menabung Emas. Dok. ozyalandika.com

Seperti berbagai kegiatan dan usaha lainnya, menabung emas juga butuh kesabaran. Terkadang, kebanyakan orang yang mau menabung emas itu sebenarnya ingin menyelamatkan uangnya. 

Tahu sendiri, kan. Kalau uang sudah dikantong, selalu saja ada hasrat ingin membelanjakan.

Meski demikian, ketidaksabaran juga bisa muncul. Sejatinya emas itu ditabung untuk investasi jangka panjang, tapi karena hasrat yang tinggi untuk sering jajan, mudah saja bagi seseorang untuk buru-buru menjualnya lagi.

Maka dari itu, sabar adalah salah satu konsep yang paling utama ketika seseorang menabung emas. Kita membeli emas berapapun ukurannya, pasti ada target jangka panjang yang ingin dicapai.

Apakah untuk biaya sekolah anak, biaya buat rumah, beli tanah, menikah, hingga naik haji semuanya sah-sah saja. Nah, Bro and Sis sekalian belum punya target, bolehlah dipikirkan dari sekarang.

Mengapa demikian? Karena ketika diri ini kurang sabar, biasanya mengingat target dan tujuan utama menabung emas akan memudahkan kita untuk lebih sabar serta berpikir secara matang.

Bagaimana, sudah ada sedikit pencerahan, kan?

Okelah kalau begitu. Jika ingin segera menabung emas, bisa contact me. Japri saja. Di bagian bawah laman blog ini ada icon Whatsapp. Klik saja, lalu Bro and Sis bisa langsung japri saya.

Semoga berkah, ya. Salam😊

Posting Komentar untuk "Bro and Sis, Inilah 4 Konsep Menabung Emas yang Perlu Kamu Ketahui"