Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Sunyi Menuju Ilahi

Puisi - Sunyi Menuju Ilahi-ozyalandika.com
Sunyi Menuju Ilahi. Foto: Freepik 

Di tengah sunyinya pagi, gadis itu terbangun mendengar kokokan ayam. Lantas, ia segera ke luar rumah. Memompa seember air, di sebuah sumur tua. Lalu menuangkannya ke dalam segayung air. Membersihkan diri tuk menghadap Illahi.

Dibentangkannya sajadah, dan memulai salatnya.

Tapi, entah mengapa salat ini terasa berbeda dari biasanya. Terasa lebih tentram hati dan jiwanya. Hingga tibalah ia di sujud terakhirnya. Ia pun memulai percakapannya.

“Ya Allah, mengapa Engkau timpakan ini kepada kami? Kapankah ini berakhir? Siapa yang salah di sini? Mengapa mereka masih saja menjajah? Laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna Muhammadar Rasulullah” rintihnya.

Lalu, ia memejamkan mata. Dalam pejaman matanya, terdengar dentuman besar.

“Ah, tidak aku sedang sujud” Gumamnya

Ketika membuka mata. Gelap suasananya. Serasa seluruh tubuhnya mati rasa. Kemudian, ia tersenyum dan berkata:

“Alhamdulillah.“

Puisi Karya: Aulia Nursyaripa

Posting Komentar untuk "Puisi - Sunyi Menuju Ilahi"