Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Namaku Cinta

puisi namaku cinta
Namaku Cinta. Gambar oleh starline dari freepik.com

Perkenalkan, namaku cinta. Saat ini aku sedang sibuk meramu bintang agar mau menyirami hamba-hamba pengharap.

Aku adalah cinta yang bermalam di dalam hatimu. Di saat hatimu berkeringat dingin, di saat itulah aku datang dan menjadi penyejukmu.

Perkenalkan, namaku cinta. Saat ini aku sedang sibuk menata hati muda-mudi penyendiri. Mereka mudah gusar tanpa kehadiranku. Mungkin engkau pun begitu.

Aku adalah cinta yang membelah dadamu. Di saat jantungmu mulai kram, di saat itulah aku datang untuk membalsemi organ tubuh kesepianmu.

Apakah engkau mau berkenalan denganku?

Silakan bila engkau mau memanggilku cinta. Tapi engkau harus kuat. Cinta mudah berganti menjadi patah hati. Cinta begitu pemilih untuk menetapkan siapa yang pantas disandari. Dan cinta juga tak peduli bila suatu ketika ia tiba-tiba menjauh pergi.

Atau, aku cukup hanya memperkenalkan diriku?

Selebihnya, terserah padamu. Silakan memanggilku dengan nama cinta. Suatu hari nanti engkau juga akan mendapatkannya.

Salam.

Curup, 12 September 2020

Baca juga:

Posting Komentar untuk "Puisi - Namaku Cinta"