Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Baitul Muttaqin

baitul-muttaqin-ozyalandika
Baitul Muttaqin. Foto: ozyalandika.

Tak ada yang lebih seru dari cerita Baitul Muttaqin. Dirangkainya kisah kasih dengan sabar diri dan yakin kepada Ilahi. Mengharap semua jalan adalah ikhlas karena-Nya. Ada yang membantah ada juga yang menyuka.

Ah, tapi tak masalah. Intinya, berbuat baik kepada sesama. Pun tak pandang usia.

Tak ada yang lebih sedih dari cerita Baitul Muttaqin. Apalagi, ketika perpisahan hari itu. Sedih rasa hati. Sepi, sunyi. Tapi harus tetap dijalani. Sesekali menghampiri untuk berbagi kabar terkini. Dihapusnya tangis, diterbitkannya suka.

Dan tak ada yang lebih indah dari cerita Baitul Muttaqin. Dirajutnya tali kekeluargaan dengan ikhlas tanpa paksaan. Dijadikannya setiap memori menjadi album klasik dengan ciri khas tersendiri.

Belajar, bahagia, sedih, susah. Bercampur menjadi satu kesatuan yang indah. Tentang tanggung jawab dan juga tentang kepemimpinan.

Ini cerita kami, Cerita anak Baitul Muttaqin.

Goresan Jari-Jari Manis Aulia AN


Posting Komentar untuk "Puisi - Baitul Muttaqin"