Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pantun - New Normal


new normal
New Normal. Gambar diolah dari Pixabay
Ada kucing bulunya belang
Jantan atau betina bernafasnya pakai paru-paru
Tetaplah kuat walau ujian terus melintang
Begitulah cara kita hadapi kenormalan baru

Sore hari kota Curup sering hujan
Mau tidak mau,harus pakai payung saat berjalan
Kita semua sudah tahu bahwa corona itu ujian
Kuatkan hati, semoga kesulitan ini segera berbuah kemudahan

Lemak hewan disebut lemak hewani
Jika didiamkan, ia akan berbentuk gumpalan
Bagaimanapun situasi dan kondisi hari ini
Kehidupan, pekerjaan, dan ekonomi harus tetap berjalan

Lawan kata minimal adalah maksimal
Lawan kata berpahala adalah berdosa
Pandemi sudah mengantarkan kita ke era New Normal
Negeri ini semestinya bisa semakin dewasa

Ada nasi merah, nasih putih, dan nasi ketan
Ketiga-tiganya begitu enak untuk dimakan
Saat ini corona menghalangi kita untuk berdempetan
Tapi tetaplah sehat, buang gelisah, dan jaga kesehatan

Para hakim tugasnya menghakimi
Mereka juga dituntut bijaksana untuk mengadili
Kedatangan virus jahat ini tak perlu disesali
New Normal akan menuntun kita untuk ambil kendali

Pagi-pagi tukang sayur jual seledri
Pasti emak-emak akan turun menawari
Jangan tunggu virus ini pergi dari kediaman negeri
Kita tak bisa terus berpilu dan berdiam diri

Mangga yang belum matang masih bergetah
Eits, tapi tenang getah itu bukan sianida
Ayo berjuang dan dukung usaha pemerintah
#DiRumahAja dan patuhi protokol kesehatan yang ada

Ular, selain warna hitam juga banyak yang belang
Bahkan, tidak sedikit pula ular yang berbisa
Bencana dan wabah bukanlah penghalang
Mari terus berdoa dan jangan pernah putus asa

Salam.
Ditulis oleh Ozy V. Alandika

2 komentar untuk "Pantun - New Normal"