Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Telaah Fitnah Duhaima’, Fitnah Besar Jelang Kedatangan Dajjal

Ilustrasi oleh GDB dari Pixabay

Duhaima’, dalam maktub hadis shahih dari Abdullah bin Umar ra riwayat Abu Dawud diartikan sebagai gelap pekat. Fitnah duhaima’ berarti kejelekan dan kebohongan yang sangat buruk sampai-sampai diperumpamakan dengan kegelapan yang begitu pekat.

Nauzubillah, agaknya zaman ini begitu berat hingga sangat sedikit sekali sinar cerah kebenaran yang meneranginya, dan kita sebentar lagi akan duduk di zaman itu.
 “Selanjutnya fitnah duhaima’ (fitnah yang gelap pekat), tidak membiarkan satu orang pun dari umat ini kecuali ia menamparnya dengan sebenar-benarnya tamparan. Apabila telah dikatakan ‘fitnah telah berhenti.....’ kenyataannya fitnah terus saja terjadi. Seseorang memasuki pagi sebagai seorang mukmin, tetapi dia menjalani waktu sore sebagai orang kafir, sehingga manusia terbagi menjadi dua kelompok: kelompok iman yang tiada kemunafikan di dalamnya, serta kelompok munafik yang tiada iman di dalamnya. Apabila seperti itu keadaan kaliaan, tunggulah Dajjal, pada hari itu atau esok harinya.” HR. Abu Dawud No. 6173.

Tampak dari cakupan hadis di atas, fitnah duhaima’ begitu berat dan memberatkan. Ia berbeda dengan fitnah-fitnah hari ini yang belum sampai mendekati gelap pekat. Fitnah duhaima’ adalah fitnah yang paling mirip dengan fitnah Dajjal walaupun belum sampai ke level Dajjal.

Hal ini cukup tergambar dari kalimat “seseorang memasuki pagi sebagai seorang mukmin, tetapi dia menjalani waktu sore sebagai orang kafir”. Begitu mudah seorang termakan fitnah jika imannya hanya setengah hati.

Kita sadar bahwasannya hari-hari yang kita lalui saat ini begitu cepat. Tadi masih subuh, ditunggu sebentar tiba-tiba sudah zuhur. Kita tidur siang, tiba-tiba sudah hampir jelang magrib. Waktu serasa begitu cepat, biarpun kalender menunjukkan tahun 2020 nyatanya sekarang sudah bulan April.

Padahal, jika dirasa baru kemarin musibah banjir besar di Jakarta. Baru kemarin Wuhan kena Covid-19. Tapi sekarang, kita malah semakin dekat dengan bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19.

Meski dalam suasana duka, agaknya kita perlu mengkaji fitnah-fitnah Dajjal ini. Walau secara zhahir belum ada fitnah duhaima’ yang tampak, kita perlu menelaah jerat-jerat, para pengikut dan para pendukung munculnya fitnah Dajjal.

Gambar dari Akun Youtube Twin Daughters
Semakin tersiarnya illuminati, BTS dan K-Pop yang seakan menampilkan syiar-syiar penyambutan Dajjal semuanya adalah fitnah yang nyata. Ini bukanlah cocoklogi, melainkan telaah tanda-tanda.

Sebenarnya, tanpa mesti tahu bahwa BTS telah memploklamirkan hawa-hawa fitnah Dajjal, kita sudah melihat sendiri bagaimana fitnah K-pop hari ini.

Tidak sedikit orang yang tergila-gila dengan drama, lagu, hingga dance ala K-Pop. Mereka sanggup sampai bertangisan haru dan menjatuhkan air mata hanya karena penampilan fisik artis-artis yang membahana.

Tapi, coba lantunkan shalawat nabi kepada mereka. Akankah mereka menangis haru dan rindu dengan Nabi Muhammad? Jangan-jangan mereka malah tertawa dan menghina!

Baru fitnah K-Pop saja iman sudah lemah dan goyah. Bagaimana jika tiba saatnya fitnah duhaima’? Lagi, fitnah akhir zaman begitu berat. Saat zaman itu tiba, kita tidak hanya berperang syahwat tapi juga syubhat yang dilancarkan oleh iblis laknatullah.

Kunci selamat adalah iman yang kokoh dengan balutan keyakinan dan kesabaran. Jika ditatap dunia, ia akan makin silau dengan keindahannya. Akibatnya manusia akan susah memilah mana yang haq mana yang batil.

Salam.

Sumber: Ensiklopedi Akhir Zaman karya Muhammad Ahmad Al-Mubayyadh dengan judul asli Al-Mausu’ah fi Al-Fitan wa Al-Malahim wa Asyrath As-Sa’ah, Surakarta: Granada Mediatama, 2017

Posting Komentar untuk "Telaah Fitnah Duhaima’, Fitnah Besar Jelang Kedatangan Dajjal"