Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi – Samudra Hidayah

gambar diolah dari pixabay.com


Kemarin dulu dan hari ini
Tidak terhitung jibun-jibun dosa
Menggumpal dan bertumpuk di hati
Kadang teriak sok suci
Membela diri
Menakuti
Menambah dosa lagi

Lalu?
Datanglah teman lama
Bernama putus asa
Menggeliat mematuk rasa
Berguling menjauhkan surga
Berteriak promosi neraka

Sakit dengar fitnah
Beranak jadi ghibah
Bertelur menggulung gundah
Menopause mengejar hidayah

Padahal Allah rindu
Allah selalu menunggu
Senantiasa membuka pintu
Bertaubatlah dan dekatiKu

Segera!
Sambunglah putus arang
Biar dosa segunung karang
Surga masih diujung juang
Sebelum ajal mengundang

Allah Maha Sayang
Allah Maha Penerima Taubat

Pintu masih seluas Samudra
Jemputlah
Tenggelamkan putus asa
Timbun, raih Samudra hidayah


Posting Komentar untuk "Puisi – Samudra Hidayah"