Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anda Ingin Menikah? Tolong Jangan Jadi Pengemis Cinta!


Apakah Anda Sering Menyaksikan Para Pengemis Cinta?

Ya, seseorang yang dengan gilanya memperjuangkan cinta. Sumpah dan janji diramunya agar jadi gombalan indah. Semua yang ada di dekatnya dihiasi agar tampak itulah jiwa yang sebenarnya. Padahal semu bukan?

Belum lagi dengan aksi nekatnya menggapai cinta. Entah itu soal memarahi orangtua sendiri, mengancam orang lain untuk tidak mendekati pujaan hati, perang saudara, hingga bunuh diri karena disakiti cinta. Ini kenyataan, dan jangan sampai kita yang mau menikah ikut-ikutan jadi pengemis cinta.

Cinta Itu Sederhana dan Menyederhanakan

Sebenarnya jika kita mengacu pada KBBI, arti cinta adalah bentuk dari perilaku kesukaan, terpikat, menyayangi, dan takut jika ada yang tersakiti. Cinta mengarah kepada harapan yang besar dan tidak neko-neko. Cinta pula berkisah tentang merindukan sesuatu.

Hanya saja, jika cinta itu sangat absurd dan abstrak hingga banyak orang salah mengartikan. Kesukaan yang didasari atas bentuk fisik, menyayangi dengan menzalimi, serta menghancurkan orang lain karena takut akan kehilangan adalah contoh cinta yang salah.

Cinta itu sejatinya sederhana, di mana seseorang yang sederhana akan semakin disukai dan dicintai. Artinya ada kejujuran yang melekat pada cinta. Punya segini, maka jujurlah dengan yang dipunya. Dari sini orang lain akan cinta.

Selain itu, cinta juga menyederhanakan. Makanya ada istilah cinta tidak selalu tentang uang, karena cinta itu tidak membebani melainkan menyederhanakan. Materi versus absurd tidak akan menghasilkan kesimpulan kecuali dengan pengertian, dan itulah cinta.

Lalu, Jika Ingin Menikah Harus Cinta yang Seperti Apa?

Kunci pertama adalah kejujuran. Jangan sampai sudah ada ikatan pernikahan barulah berkeluh tentang dia yang kebanyakan make up, tentang dia yang ternyata tidak seperti yang terlihat, serta tentang dia yang gombal.

Jika sudah jujur tidak ada pengertian? Oke, berarti tidak ada cinta di sana, karena cinta sejatinya bersahaja. Lalu? Tinggalkan dan cari baru. Sakit hati? Tolong jangan jadi pengemis cinta, dan ingat, pengharapan buat kepada si A dan si B melainkan hanya kepada Allah SWT.

Datanglah kepada calon dan mertua dengan sederhana. Ungkapkan pengakuan dengan sebenar-benarnya keadaan, dan sandarkan pengharapan hanya kepada Sang Pencipta Harapan.

 وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرۡغَب ٨
“Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”

Salam.

4 komentar untuk "Anda Ingin Menikah? Tolong Jangan Jadi Pengemis Cinta!"

  1. Masyaallah tulisan nya buat motivasi kk

    BalasHapus
  2. Hamdulillah. Terima kasih telah singgah. Salam dari Baik Itu Sederhana. :-)

    BalasHapus
  3. Semoga bisa terhindar dari penyakit satu itu, aamiin
    terimakasih artikelnya

    BalasHapus
  4. Aamiin. Trmksh mbak
    Salam hangat

    BalasHapus